01Tanda
Dalam Al-Qur’an ada hewan yang aktif pada malam hari dan beristirahat pada siang hari. Orang yang meragukannya mengatakan bahwa penulis Al-Qur’an keliru; semua hewan aktif pada siang hari dan beristirahat pada malam hari, tanpa pengecualian. Kini para ilmuwan memastikan adanya hewan nokturnal, yang aktif pada malam hari dan beristirahat pada siang hari.
1400 tahun lalu, orang mengira semua hewan beristirahat pada malam hari. Namun, kini kita tahu bahwa itu keliru. Sebagian hewan aktif pada malam hari dan beristirahat pada siang hari.
02Bukti ilmiah
“Perilaku nokturnal
Perilaku nokturnal adalah perilaku hewan yang aktif pada malam hari dan tidur pada siang hari. Kata sifat yang umum dipakai adalah ‘nokturnal’, sedangkan ‘diurnal’ berarti kebalikannya.”
Hewan nokturnal aktif pada malam hari dan beristirahat pada siang hari. Hal ini baru diketahui belakangan, tetapi 1400 tahun lalu Al-Qur’an sudah menyebut adanya makhluk yang beristirahat pada malam hari maupun pada siang hari:
03Ayat Al-Qur'an · Al-Qur’an 6:13
وَلَهُ مَا سَكَنَ فِي اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ ۚ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ ١٣
Milik-Nya segala yang beristirahat pada malam dan siang hari. Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
04Renungan
Makhluk yang beristirahat pada siang hari berarti aktif pada malam hari. Tidak ada kesalahan dalam Al-Qur’an.
Referensi tambahan
CC BY-SA 4.0Artikel asli: Miracles of Quran. Kutipan Wikipedia dan terjemahannya tersedia dengan lisensi CC BY-SA 4.0. Penjelasan di bawah ini merupakan tambahan terpisah.
Bukti tambahan — ringkasan
Dinas Taman Nasional AS — hewan membutuhkan kegelapanDinas Taman Nasional AS menjelaskan bahwa banyak hewan aktif pada malam hari. Sebagian keluar malam untuk menghindari panas siang hari. Contohnya termasuk kelelawar dan burung serak. Ini mendukung keberadaan hewan nokturnal, bukan berarti semua hewan memiliki jadwal yang sama.
Aristoteles — Sejarah Hewan, Buku VIII
Aristoteles — Sejarah Hewan, Buku VIIIPernyataan artikel asli bahwa manusia tidak mengenal hewan nokturnal 1400 tahun lalu tidak benar. Jauh sebelum Islam, Aristoteles sudah menulis tentang burung yang terbang pada malam hari, termasuk burung hantu. Keberadaan hewan nokturnal dan kapan manusia pertama kali mengetahuinya adalah dua pertanyaan berbeda.
Tafsir Ibnu Katsir — 6:13
Tafsir Ibnu Katsir — 6:13Ibnu Katsir menjelaskan ayat ini sebagai kekuasaan Allah atas seluruh makhluk pada malam dan siang hari. Ayat tersebut tidak membagi hewan menurut waktu tidurnya. Hubungannya dengan hewan nokturnal adalah penafsiran penulis asli, bukan satu-satunya makna ayat atau hasil percobaan ilmiah.
05 · Renungkan