01Tanda
1400 tahun lalu, belum ada yang tahu bahwa bintang dan planet bergoyang mengelilingi pusat massa bersama, tetapi hal itu telah digambarkan dalam Al-Qur’an.
02Bukti ilmiah
“Apa itu barisenter? Kita mengatakan bahwa planet mengorbit bintang, tetapi itu belum seluruh ceritanya. Planet dan bintang sebenarnya mengorbit pusat massa bersama. Pusat massa bersama ini disebut barisenter. Barisenter juga membantu astronom mencari planet di luar tata surya kita... Jika sebuah bintang memiliki planet, bintang itu mengorbit barisenter yang tidak tepat berada di pusat dirinya. Inilah yang membuat bintang tampak bergoyang.”

Dilihat dari atas, sebuah planet besar dan sebuah bintang mengorbit pusat massa bersama, atau barisenter.

Dilihat dari samping, sebuah planet besar dan sebuah bintang mengorbit pusat massa bersama, atau barisenter. Barisenter yang sedikit bergeser dari pusat bintang itulah yang membuat bintang tampak bergoyang bolak-balik.

Bagi pengamat yang jauh, barisenter bergerak lurus, sedangkan bintang dan planet yang mengorbitnya bergerak dalam jalur spiral. Hal ini baru diketahui belakangan, tetapi telah digambarkan dalam Al-Qur’an 1400 tahun sebelum ditemukan. Saat menjelaskan gerak matahari, Al-Qur’an menyebutnya seperti seseorang yang berlari.
03Ayat Al-Qur'an · Al-Qur’an 36:38
وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَهَا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ ٣٨
Dan matahari berlari menuju tempat tujuannya. Itulah ketetapan Yang Mahaperkasa, Maha Mengetahui.
04Renungan
Kata “Tajree تَجْرِي” berarti berlari. Kini kita tahu mengapa Al-Qur’an memakai kata ini: saat Anda berlari, pengamat dari jauh juga melihat gerakan naik turun. Kini kita tahu bahwa hal ini juga berlaku pada bintang dan planet; pengamat dari jauh melihat gerakan naik turun dalam geraknya. Tidak ada kesalahan dalam Al-Qur’an.
Referensi tambahan
Artikel asli: Miracles of Quran. Kutipan ilmiah tetap mencantumkan sumber aslinya, NASA. Dua animasi bintang pertama berasal dari NASA Space Place; yang ketiga dari artikel asli. Ringkasan dan konteks Al-Qur’an berikut adalah tambahan terpisah.
Bukti tambahan — ringkasan
Bintang dan planet saling menarik lalu mengorbit pusat massa bersama. NASA Space Place memakai contoh Matahari dan Jupiter: pusat bersama mereka berada tepat di luar permukaan Matahari. Animasi itu adalah gambar model yang disederhanakan. Jalur spiral bergantung pada gerak seluruh sistem dibandingkan dengan sudut pandang yang dipilih; tidak semua pengamat jauh melihat jalur yang sama.
Bukti tambahan — ringkasan
Instrumen NEID milik NASA–NSF memakai metode kecepatan radial. Instrumen ini mengukur perubahan kecil pada gerak bintang mendekati dan menjauhi kita akibat tarikan planet yang mengorbitnya. Ini contoh penggunaan goyangan bintang dalam penelitian untuk menemukan dan mempelajari planet.
Bukti tambahan — ringkasan
وَكُلّٞ فِي فَلَكٖ يَسۡبَحُونَ
Makna kutipan akhir 36:40: “Masing-masing bergerak dalam orbit.” Bagian ayat di sekitarnya membahas matahari, bulan, malam, dan siang. Ini memberi konteks Al-Qur’an bagi gerak benda langit yang teratur.
Bukti tambahan — ringkasan
Ibnu Katsir membahas lintasan dan waktu yang ditetapkan bagi matahari saat menjelaskan 36:38. Menghubungkan “tajri” secara khusus dengan gerak mengelilingi pusat massa bersama adalah penafsiran modern; mekanisme itu tidak dinyatakan secara langsung dalam ayat. Sains mendukung adanya goyangan bintang, tetapi tidak membuktikan penafsiran itu atau klaim artikel asli tentang siapa yang pertama mengetahuinya.
05 · Renungkan